Berita Sepakbola Liga Inggris

Informasi dan berita seputar sepakbola liga Inggris atau Premier League. Hasil pertandingan, jadwal pertandingan, profil pemain, profil tim, klasemen Jadwal dll.

Postingan Terbaru

Lihat Artikel Lainnya

Kekalahan dari Arsenal Tak Redupkan Sinar Solskjaer di MU

Newsbola.info, London - Ole Gunnar Solskjaer sudah luar biasa untuk Manchester United. Karena itu, kekalahan dari Arsenal takkan meredupkan sinar sang manajer.

Kekalahan dari Arsenal Tak Redupkan Sinar Solskjaer di MU
Manajer interim Manchester United Ole Gunnar Solskjaer. (Foto: Mike Hewitt/Getty Images)


Setelah melewati 12 pertandingan di Liga Inggris tanpa terkalahkan, MU era Solskjaer akhirnya takluk untuk pertama kalinya di Emirates, Minggu (10/3/2019) malam WIB. Setan Merah kalah 0-2.

Secara keseluruhan, ini kekalahan kedua Solskjaer sebagai pelatih MU dari 18 pertandingan yang sudah dipimpinnya. Yang pertama ia telan di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, ketika Paul Pogba dkk kalah 0-2. Itu pun, bisa dibalas MU dengan berbalik menang 3-1 di leg kedua dan maju ke perempatfinal.

Mantan pemain dan rekan Solskjaer di MU, yang kini menjadi pundit, Gary Neville, menilai kekalahan takkan membuat Solskjaer kehilangan peluang menjadi manajer tetap MU. Ia menyebut manajer asal Norwegia itu sudah luar biasa.


"Ole Gunnar Solskjaer terus memperlihatkan hal positif di tiap konferensi pers dan akan mempertahankannya sampai akhir laga," kata Neville di Sky Sports.

"Dia merujuk pada momen besar di pertandingan ini yang tak sesuai, memahaminya jika itu bisa saja terjadi karena dia sudah punya banyak momen bagus dalam dua atau tiga bulan terakhir, tapi kali ini, satu pertandingan terlalu jauh, keberuntungan mereka menjauh."

"MU punya segalanya untuk dimainkan. Saya pikir Solskjaer akan tetap mendapat pekerjaan, karena apa yang dilakukan dalam tiga bulan terakhir membuatnya pantas dicoba (permanenkan)," tambah dia.

Baca juga: MU Dikalahkan Arsenal, Solskjaer Tak Khawatir


Neville menambahkan, Solskjaer sosok yang tepat melatih MU karena sudah kenal betul dengan MU, yakni pernah berseragam The Red Devils. Ia juga menegaskan, kekalahan dari Arsenal bukan sesuatu yang memalukan.

"Solskjaer terkoneksi dengan klub. Hasil yang didapatinya luar biasa dan akan selalu ada kekalahan. Tapi, itu bukan kekalahan yang memalukan (melawan Arsenal). Manchester United bisa dengan mudah berimbang atau menang hari ini, mereka hanya gagal di momen-momen besar," sambung Neville.

"Saya pikir Solskjaer sudah berhasil merespons saat berimbang dengan Burnley atau kalah dari PSG. Responsnya langsung bagus. Satu kekalahan seperti kedipan, dua kekalahan, orang mulai mempertanyakan. Tiga kekalahan ada krisis, dan empat kekalahan, Anda berada dalam masalah. Seperti itulah sepakbola modern," jelasnya. 

(detiksport)

Jadwal Liga Champions Malam Ini Siaran Langsung di RCTI, Juventus Vs Atletico Madrid

Bolanews.info - Jadwal Liga Champions Malam Ini Siaran Langsung di RCTI, Juventus Vs Atletico Madrid Jadwal Liga Champions malam ini pada leg 2 babak 16 kembali bergulir mulai Selasa malam tengah pekan ini, tepatnya pada Rabu (13/3/2019) dini hari, ada Juventus Vs Atletico Madrid.

Jadwal Liga Champions Malam Ini Siaran Langsung di RCTI, Juventus Vs Atletico Madrid


Setelah pekan berat dilalui Ajax dan Manchester United ( MU ) dengan membalikkan keadaan, kali ini giliran Juventus yang defisit agregat akan menjamu Atletico Madrid.

Jadwal Liga Champions pada Selasa malam atau Rabu dini hari tengah pekan ini beberapa di antaranya disiarkan siaran langsung RCTI. Selain Juventus vs Atletico Madrid, pada Rabu (13/3/2019) dini hari juga digelar laga Manchester City vs Schalke 04.


Di hari berikutnya, Kamis (14/3/2019) dini hari dijadwalkan laga Bayern Muenchen vs Liverpool dan Barcelona vs Lyon.

Leg 2 Liga Champions ini juga merupakan laga berat bagi Juventus.

Cristiano Ronaldo cs harus mengakui keunggulan Atletico Madrid 2-0 di leg 1.

Praktis, di leg 2 Liga Champion babak 16 besar pada Rabu tengah pekan ini Juventus harus menang jika ingin lolos ke perempatfinal Liga Champions.

Namun, di tengah persiapan jelang jadwal Liga Champions Juventus vs Atletico Madrid, beredar kabar yang membuat dua kubu tak merasa tenang.

Efek wasit
Dilansir Tribunjateng.com dari Tribunjogja.com dan marca.com, wasit asal Belanda Bjorn Kuipers akan memimpin pertandingan leg kedua Atletico Madrid vs Juventus di Turin dalam lanjutan Liga Champions, Selasa malam atau Rabu dini hari WIB.


Los Rojiblancos tampaknya tidak senang dengan penunjukan wasit tersebut.

Ia adalah wasit yang sama yang memimpin final Liga Champions antara Atletico dan Real Madrid pada 2014.

Selain itu, kubu Atletico Madrid juga tidak senang atas karena mantan wasit asal Italia Roberto Rosetti lah orang yang berada di balik penunjukan Kuipers itu.

Meski demikian, kubu Juventus tampaknya juga punya pengalaman tidak menyenangkan dengan wasit Kuipers.

Mereka tidak pernah memenangkan pertandingan di mana Kuipers menjadi wasitnya.

Hanya memperoleh hasil tiga kali seri dan satu kali kalah selama laga-laga dipimpin wasit itu.

Kuipers juga lah wasit membuat tim AC Milan di bawah asuhan Massimiliano Allegri kala itu frustrasi dan tereliminasi pada 2012 melawan Barcelona.

Kemenangan terakhir Atletico Madrid di Liga Europa atas Marseille musim lalu juga diresmikan oleh Kuipers.

Terlepas dari kabar tersebut, kedua tim tentu bakal ngotot menang demi mengamankan tiket perempatfinal Liga Champion.

Tuah Ronaldo
Dilansir Tribunjateng.com dari tribunjogja.com dan dari bolasport.com, Juventus jelas berharap akan tuah megabintang mereka, Cristiano Ronaldo, kala menghadapi Atletico Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Allianz Stadium, Selasa (12/3/2019) waktu setempat.

Juventus saat ini masih tertinggal agregat 0-2 dari Atletico Madrid.

Pasukan Massimiliano Allegri perlu menang dengan selisih tiga gol atau lebih untuk lolos ke babak selanjutnya.

Juventus jelas berharap pengalaman berharga Cristiano Ronaldo akan berguna pada momen-momen seperti ini.

Saat masih membela Real Madrid, Ronaldo punya sejarah bagus soal torehan gol ke gawang Atletico Madrid.


Ronaldo sudah mencetak 22 gol di semua ajang ke gawang rival sekota Real Madrid tersebut.

Di antara 22 gol tersebut, Ronaldo bahkan mampu membukukan tiga hat-trick.

Dua hat-trick pernah Ronaldo bukukan ke gawang Atletico Madrid di ajang Liga Spanyol.

Sementara satu hat-trick yang lain berhasil Ronaldo bukukan di ajang Liga Champions.

Kini Ronaldo harus membuktikan diri untuk bisa mengulangi performa tersebut dengan seragam Juventus.

Musim ini, performa Ronaldo di Liga Champions memang tergolong kurang bagus.

Dalam enam laga yang ia lakoni, Ronaldo baru berhasil mencetak satu gol.


Dikutip dari bolasport.com, partai kedua kontra Atletico Madrid di Liga Champions bahkan kabarnya akan jadi penentu nasib masa depan beberapa pemain Juventus.

Kedatangan Cristiano Ronaldo di awal musim ini memang seperti membuat harapan Juventus untuk meraih gelar Liga Champions jadi terbang tinggi.

Kesuksesan Cristiano Ronaldo bersama Real Madrid menjadi bukti sahih bahwa ia bisa menjadi pendongkrak Juventus untuk jadi raja Eropa.


Sudah menguasai Liga Italia dalam tujuh musim terakhir, Liga Champions memang seperti menjadi target selanjutnya yang belum bisa didapat Si Nyonya Tua.

Kini harapan itu seperti memudar dengan kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid pada partai pertama babak 16 besar.

Juventus harus menang dengan selisih tiga gol andai ingin otomatis lolos ke babak perempat final.

Tak hanya itu, laporan media Italia yang berbasis di Kota Turin, Tuttosport, mengungkapkan bahwa nasib para pemain Juventus ditentukan dari laga ini.

Masa depan pelatih Massimiliano Allegri juga dikabarkan jadi taruhan, andai gagal sudah hampir pasti ia akan didepak Juventus.

Sedangkan tiga nama pemain yang masa depannya ditentukan laga ini adalah Mario Mandzukic, Paulo Dybala, dan Alex Sandro.

Mario Mandzukic memang sudah berusia 32 tahun dan kemungkinan akan dilepas cepat atau lambat.

Begitu juga dengan Alex Sandro yang sudah sekian lama dikabarkan diincar berbagai tim lain seperti Chelsea, Manchester United, hingga Inter Milan.

Sedangkan Paulo Dybala dengan ulah yang ia buat saat ngambek kontra Parma dan kedatangan Ronaldo, membuat statusnya di Juventus tak lagi se-sentral dulu.

Tinggal menunggu apakah ada tim yang menawar para pemain tersebut andai mereka gagal di Liga Champions musim ini.

Jadwal Liga Champions:
13 Maret 2019 - 03.00 WIB

Manchester City vs Schalke 04

Juventus vs Atletico Madrid

14 Maret 2019 - 03.00 WIB

Bayern Muenchen vs Liverpool

Barcelona vs Lyon

(jateng.tribunnews.com )



PR Ranieri di Roma: Memperbaiki Lini Belakang yang Keropos

Roma, Newsbola.info - Claudio Ranieri menjalani start positif bersama AS Roma lewat kemenangan atas Empoli. Meski demikian, Ranieri tetap menyoroti rapuhnya lini belakang Roma.

PR Ranieri di Roma: Memperbaiki Lini Belakang yang Keropos
Claudio Ranieri menjalani start positif bersama AS Roma lewat kemenangan atas Empoli (Foto: Paolo Bruno/Getty Images)


Ranieri memimpin Roma untuk pertama kalinya setelah kembali ditunjuk sebagai pelatih menggantikan Eusebio Di Francesco di laga melawan Empoli. Dalam pertandingan pekan ke-27 Liga Italia di Stadion Olimpico, Selasa (12/3/2019) dini hari WIB, I Lupi menang 2-1.

Meski menang, Ranieri menyayangkan gol yang bersarang ke gawang Roma. Pada laga tersebut, Empoli membobol gawang Roma lewat gol bunuh diri Juan Jesus.

Itu berarti Roma sudah melewati enam pertandingan terakhir di semua kompetisi secara beruntun tanpa mencatat clean sheet dengan total kebobolan 11 gol. Di Liga Italia, gawang Roma sudah bobol 37 kali, terburuk di antara tim-tim di lima besar.

Baca juga: Hasil Liga Italia: Roma Susah Payah Kalahkan Empoli

Ranieri menilai tim seperti Roma tak seharusnya kebobolan gol sebanyak itu. Oleh karena itu, perbaikan lini belakang bakal jadi fokus Ranieri di Roma.

"Saya punya gagasan soal bagaimana mengurangi jumlah kebobolan, tapi saya tidak akan mengatakannya di sini," ujar Ranieri kepada Sky Sport Italia.

"Katakan saja motif utama selama saya di sini adalah membantu Roma mengurangi jumlah kebobolan, karena mustahil tim seperti ini kebobolan gol sebanyak itu."

"Kami punya kualitas untuk mencetak gol cepat atau lambat, jadi kami harus fokus agar tidak kebobolan," katanya.

Menang atas Empoli, Roma menjaga jarak dengan empat besar. Roma masih menempati peringkat kelima dengan 50 poin, terpaut tiga angka dari Inter Milan yang ada di posisi keempat.

Baca juga: Pesan Ranieri untuk Fans Roma: Ayo Dukung Kami

(detiksport)

Hasil Liga Italia: Diimbangi Sassuolo, Napoli Makin Jauh dengan Juventus

Reggio Emilia,Newsbola.info - Napoli hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan Sassuolo. Hasil ini membuat Il Parteinopei semakin tertinggal jauh dengan Juventus.

Hasil Liga Italia: Diimbangi Sassuolo, Napoli Makin Jauh dengan Juventus


Napoli bertandang ke Stadion Mapei untuk menghadapi Sassuolo, Senin (11/3/2019) dinihari WIB, pada pekan ke-27 Liga Italia. Laga ini langsung berjalan sengit sejak menit awal.

Peluang pertama di laga ini baru lahir pada menit ke-13. Sepakan jarak jauh Amadou Diawara masih melambung dari gawang Sassuolo.

Tuan rumah kemudian membalas pada menit ke-22. Jeremie Boga melepas tembakan dari tepi kotak penalti, namun upayanya ini masih melebar dari gawang David Ospina.

Baca juga: Tekad Juventus Tancap Gas Tanpa Ronaldo

Napoli hampir saja mencetak gol pada menit ke-29. Umpan terobosan Adam Ounas disambut Lorenzo Insigne di kotak penalti. Kapten Il Parteinopei ini kemudian melepas tembakan yang masih mampu diamankan Gianluca Pegolo.

Kedua tim minim menciptakan peluang di lima menit akhir babak pertama. Hingga turun minum, skor 0-0 tetap bertahan.

Pada babak kedua, kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-52. Sassuolo membuka keunggulan terlebih dahulu lewat Dominico Berardi. Penyerang asal Italia ini melepas tembakan keras dari jarak dekat yang tak mampu ditepis David Ospina.

Tertinggal 0-1, Napoli berusaha tampil lebih menyerang untuk menyamakan kedudukan. Menit ke-58 mereka mengancam lewat sundulan Kalidou Koulibaly memanfaatkan sepak pojok Dries Martens yang masih melebar.

Tekanan yang dilakukan Il Parteinopei makin bergelombang jelang laga berakhir. Pada Menit ke-75, Pegolo harus melakukan penyelamatan gemilang untuk mencegah Napoli mencetak gol. Kiper Sassuolo ini menepis sepakan keras jarak jauh Diawara.

Usaha tak kenal lelah anak asuhan Carlo Ancelotti akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-86. Memanfaatkan bola liar, Lorenzo Insigne melepas sepakan akurat ke sudut gawang Sassuolo.

Gol Insigne gagal dibalas Sassuolo selama sisa waktu pertandingan. Laga pun tuntas dengan skor 1-1.

Baca juga: Soal Kartu Merah Meret, Ancelotti: Kenapa Tidak Lihat VAR?

Hasil imbang ini membuat Napoli semakin tertinggal jauh dengan Juventus. Napoli ada di posisi kedua dengan 57 poin. Kalah 18 angka dari Si Nyonya Tua. 

Sementara itu, hasil ini membuat Sassuolo tetap di posisi ke-12. I Neroverdi kini mengumpulkan 32 poin dari 27 laga. 

Susunan Pemain.

Sassuolo : Pegolo; Demiral, Ferrari, Peluso; Lirola, Magnanelli, Duncan (Locatelli 90'), Rogerio; Berardi (Babacar 85'), Djuricic (Bourabia 76'), Boga

Napoli : Ospina; Malcuit, Chiriches (Luperto 46'), Koulibaly, Ghoulam; Ounas (Younes 66'), Diawara, Allan, Verdi (Milik 66') ; Insigne, Mertens.



(detiksport)

Hasil Liga Italia - Debut Manis Ranieri Bersama AS Roma, Menang Tipis atas Empoli

Pelatih anyar Claudio Ranieri memberi AS Roma kemenangan perdana dengan skor 2-1 atas Empoli, dalam laga pekan ke-27 Liga Italia, Senin (11/3/2019) atau Selasa dini hari WIB.

Hasil Liga Italia - Debut Manis Ranieri Bersama AS Roma, Menang Tipis atas Empoli


Dilansir BolaSport.com dari laman resmi Lega Serie A, AS Roma mendominasi pertandingan kontra Empoli di Stadion Olimpico Roma dengan 53 persen penguasaan bola.

Dari segi peluang, AS Roma menciptakan dua shot on targetdari tujuh usaha.



Adapun Empoli cuma menghasilkan empat tembakan yang dua di antaranya mengarah ke gawang.

AS Roma langsung mengambil inisiatif menyerang sejak peluit sepak mula babak pertama dilakukan.

Duo poros tengah Bryan Cristante dan Steven N'Zonzi menjadi motor serangan tim, ditambah dengan akselerasi dari fullbackAlessandro Florenzi serta Davide Santon.



Serangan yang Roma lancarkan sedari menit awal pun berujung gol tendangan keras Stephan El Shaarawy pada menit kesembilan.

Hanya, keunggulan tim tuan rumah kandas setelah Empoli menyamakan kedudukan tiga menit berselang.

Koordinasi buruk lini belakang membuat Roma menelan kebobolan dari tandukan pemainnya sendiri, Juan Jesus, yang sebenarnya berniat membuang bola.

Walau begitu, I Lupi kembali unggul berkat gol sundulan Patrik Schick yang memanfaatkan set-piece Florenzi pada menit ke-33.



Skor 2-1 untuk kedua tim pun bertahan hingga babak pertama usai.

Pada babak kedua, Roma mencoba untuk memperbaiki permainan.

Terutama setelah pelatih Claudio Ranieri memasukkan Diego Perotti pada menit ke-55 untuk menggantikan Nicolo Zaniolo.



Namun, diusirnya kapten Florenzi pada menit ke-80 cukup memberi celah bagi Empoli untuk memberikan serangan.

Florenzi diusir setelah menerima kartu kuning kedua. Pemain 28 tahun itu menerima kartu kuning pertama karena melakukan pelanggaran pada menit ke-12.



Bahkan, I Lupi kebobolan karena aksi striker tim tamu, Rade Krunic, sekitar tiga menit jelang habis waktu normal.

Akan tetapi, setelah meninjau VAR (Video Assistant Referee) wasit memutuskan untuk membatalkan gol.

Pasalnya, ada handsball yang dilakukan pemain Empoli, Dimitri Oberlin, sebelum bola masuk menjebol gawang Roma kawalan Robin Olsen.



Laga akhirnya dimenangi AS Roma dengan skor 2-1.

Hasil ini menjadi kemenangan pertama Roma bersama juru taktik anyar, Claudio Ranieri.



Tambahan tiga poin membuat mereka tetap di peringkat lima klasemen dengan 57 poin.

Roma cuma berjarak tiga poin dari penghuni tempat keempat, Inter Milan.

Sementara itu, Empoli tak beranjak dari satu setrip di atas degradasi (urutan ke-17), berbekal 22 poin.



AS Roma 2-1 Empoli (Stephan El Shaarawy 9', Patrik Schick 33'; Juan Jesus 12'-bunuh diri)

AS Roma (4-2-3-1): 1-Robin Olsen; 18-Davide Santon,15-Ivan Marcano, 5-Juan Jesus, 24-Alessandro Florenzi; 42-Steven N'Zonzi, 4-Bryan Cristante; 92-Stephan El Shaarawy, 22-Nicolo Zaniolo (8-Diego Perotti 55'), 34-Justin Kluivert (2-Rick Karsdorp 81'); 14-Patrik Schick (60-Zan Celar 86')

Pelatih: Claudio Ranieri

Empoli (3-5-2): 69-Bartlomiej Dragowski; 5-Frederic Vesel, 26-Matias Silvestre, 39-Christian Dell'Orco; 23-Manuel Pasqual (48-Salih Ucan 83'), 18-Afriyie Acquah (4-Matteo Brighi 64'), 33-Rade Krunic, 10-Ismael Bennacer, 2-Giovanni Di Lorenzo; 11-Francesco Caputo, 17-Diego Farias (37-Dimitri Oberlin 79')



Pelatih: Giuseppe Iachini

(Tribun news)


Hasil Liga Spanyol: Comeback, Barcelona Bekuk Rayo Vallecano 3-1

Barcelona, Newsbola.info - Barcelona memetik poin penuh kala menjamu Rayo Vallecano dalam lanjutan LaLiga. Sempat tertinggal lebih dulu, Barcelona bangkit dan menang 3-1.

Hasil Liga Spanyol: Comeback, Barcelona Bekuk Rayo Vallecano 3-1


Dalam pertandingan pekan ke-27 LaLiga di Camp Nou, Minggu (10/3/2019) dini hari WIB, Barcelona kebobolan lebih dulu pada menit ke-24. Gol tim tamu diciptakan oleh Raul de Tomas.

Barcelona kemudian membalas pada menit ke-38 lewat gol Gerard Pique. Di babak kedua, Barcelona menambah dua gol melalui eksekusi penalti Lionel Messi dan gol Luis Suarez untuk memantapkan kemenangan.

Dengan kemenangan ini, Barcelona kembali menjauh dari Atletico Madrid. Tim arahan Ernesto Valverde itu kini mengumpulkan 63 poin, unggul tujuh angka atas Atletico.

Sementara itu, Rayo belum beranjak dari zona degradasi. Mereka menempati peringkat ke-19 dengan 23 poin.

Baca juga: Valverde: Hati-Hati Lho Barcelona, Jangan Seperti PSG dan Madrid

Jalannya Pertandingan


Tak banyak peluang yang tercipta dalam 15 menit pertama pertandingan. Barcelona kemudian meningkatkan tekanan dan mendapat peluang yang memaksa kiper Rayo, Stole Dimitrievski, melakukan penyelamatan.

Sergio Busquets mengirim bola kepada Lionel Messi. Messi kemudian menyundulnya, tapi bola ditepis oleh Dimitrievski.

Tak lama kemudian, giliran Philippe Coutinho yang dapat peluang. Arturo Vidal mengoper kepada Messi yang langsung memberikan umpan kepada Coutinho. Tendangan first time Coutinho masih terlalu lemah dan dengan mudah diamankan Dimitrievski.

Barcelona kemudian justru dikejutkan oleh gol tim tamu. Rayo membuka keunggulan pada menit ke-24. Raul de Tomas melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang mengarah ke pojok kanan bawah gawang tanpa bisa dijangkau oleh Marc-Andre ter Stegen.

Barcelona menyamakan kedudukan pada menit ke-38. Tendangan bebas Messi dari sisi kanan ditanduk oleh Gerard Pique yang tak terkawal di tiang dekat.

Pada menit ke-49, Barcelona mendapat penalti. Wasit menunjuk titik putih usai Nelson Semedo dilanggar oleh Jordi Amat.

Messi maju sebagai eksekutor. Pemain asal Argentina itu dengan tenang mengarahkan bola ke pojok kanan bawah gawang untuk mengecoh Dimitrievski. Barcelona memimpin 2-1.

Barcelona mendapat tendangan bebas. Sepakan Messi melewati pagar betis pemain Rayo dan mengarah ke gawang. Namun bola diblok Alex Moreno dengan sundulan.

Barcelona memperlebar keunggulan pada menit ke-82. Dembele mengoper bola kepada Suarez yang kemudian melakukan kerja sama satu-dua dengan Ivan Rakitic. Operan Rakitic kemudian dituntaskan dengan sempurna oleh Suarez untuk mengubah skor menjadi 3-1.

Susunan Pemain

Barcelona: Marc-Andre ter Stegen; Nelson Semedo, Gerard Pique, Samuel Umtiti, Jordi Alba; Sergio Busquets (Malcom 85'), Arturo Vidal, Arthur (Dembele 46'); Lionel Messi, Luis Suarez, Philippe Coutinho (Rakitic 80')

Rayo Vallecano: Stole Dimitrievski; Luis Advincula, Emiliano Velazquez, Alejandro Galvez, Jordi Amat (Jose Angle Pozo 64'), Alex Moreno; Alvaro Garcia (Embarba 80'), Giannelli Imbula, Santiago Comesana, Bebe; Raul de Tomas



(detiksport)

Pertama Kalinya MU Era Solskjaer Kalah di Premier League

Newsbola.info - Manchester United akhirnya kalah untuk pertama kali di Premier League sejak diasuh Ole Gunnar Solskjaer. Pasukan Setan Merah kalah kala bertandang ke markas Arsenal, Senin 11 Maret 2019 dini hari WIB.

Pertama Kalinya MU Era Solskjaer Kalah di Premier League


Bermain di Emirates Stadium, MU kalah dengan skor 0-2 lewat gol dari Granit Xhaka dan Pierre-Emerick Aubameyang. Atas kekalahan ini, MU harus turun ke posisi kelima dengan raihan 58 poin.

Ini juga jadi kekalahan pertama Solskjaer di Premier League sejak menukangi MU. Sebelumnya, suksesor Jose Mourinho itu belum kalah dengan rincian 10 menang dan dua imbang.
Manajer asal Norwegia itu juga membuat MU menjadi lebih produktivitas dalam gol dengan torehan 29 gol. Begitu juga dengan lini pertahanan, yang hanya 11 kali kebobolan dari 13 laga.
Bila dihitung dari semua ajang, ini jadi kekalahan kedua bagi Solskjaer. Sebelumnya, MU kalah 0-2 dari Paris Saint-Germain pada leg pertama 16 besar Liga Champions.